Kisah Nabi Yusuf Episode 19: Diperkenankan Doanya, Mentakwil Mimpi

https://herdipamungkas.blogspot.com/2025/09/kisah-nabi-yusuf-episode-19.html
Mereka menilai Nabi Yusuf 'Alaihissalam sebagai orang yang baik, taat beribadah, berakhlak mulia, dan selalu menjaga  kerhormatannya. (Ilustrasi foto Pixabay)

Oleh Herdi Pamungkas

KISAH Sebelumnya Nabi Yusuf 'Alaihissalam memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala untuk tinggal di dalam penjara sebagai jalan terbaik, maka doa itu diperkenankan-Nya.

Setelah berada dalam penjara maka Nabi Yusuf 'Alaihissalam terhindar dari ajakan bejat para perempuan bangsawan.

Tinggal di dalam penjara merupakan jalan terbaik bagi


Nabi Yusuf 'Alaihissalam ketika itu.

Seiring berjalannya waktu kemudian, maka datanglah dua orang pelayan istana yang dimasukan ke dalam penjara.

Kedua orang tersebut masih berusia muda, mereka merupakan para pelayan raja sebelum dijebloskan ke dalam penjara.

Kemudian di dalam penjara mereka membicarakan tentang mimpi dan mencoba ingin menanyakannya kepada Nabi Yusuf  'Alaihissalam terkait takwilnya.

Mereka menilai Nabi Yusuf 'Alaihissalam sebagai orang yang baik, taat beribadah, berakhlak mulia, dan selalu menjaga  kerhormatannya.

Berdasarkan itu semua mereka meyakini Nabi Yusuf 'Alaihissalam akan bisa mentakwilkan mimpi yang  dialaminya.

Salah satu pemuda itu, kemudian mengatakan tentang mimpinya, "Sesungguhnya aku bermimpi memeras anggur untuk dibuat minuman raja," ujarnya.

Sedangkan pelayan yang satunya mengatakan, "Aku bermimpi, membawa roti di atas kepalaku, lalu sebagiannya dimakan burung," ucapnya. (bersambung...)

 

Referensi :

1.      Alquran Surat Yusuf Ayat 36

2.      Tafsir Kemenag RI

 



 

Post a Comment for "Kisah Nabi Yusuf Episode 19: Diperkenankan Doanya, Mentakwil Mimpi "